Berita Dunia – Lagi, Militan ISIS Penggal Tawanan Berasal Dari Libanon

Dari militant kelompok yang sudah di kenal dengan sebutan ISIS tersebut telah memenggal dari seseorang prajurit yang berasal dari Libanon yang menjadi salah satu dari 19 orang yang sudah di tangkap kelompok militant Islam yang bergaris keras tersebut di saat mereka berhasil untuk merebut perbatasan dari kota Libanon selama beberapa akhir hari ini. Ada sebuah video yang sudah di unggah berada di media social kemarin telah memberikan perlihatan dari insiden keji tersebut.

Prajurit tersebut yang sudah dikenali bernama Ali al-Sayyed, adalah seorang muslim Sunni yang berasal dari Libanon, diketahui dari viedo tersebut orang yang akan di penggal di tutup matanya dan tangan yang terikat berada di belakang punggungnya, menggeliat dan sambil menendang tanah berdebu.

Negara Islam yang sudah menyatakan khalifah pada bulan Juni yang lalu berada di beberapa bagian negara Irak dan Suriah berada di bawah kendali mereka, sudah di anggap menjadi suatu ancaman besar bagi Barat semenjak sebelumnya adanya unggahan video tentang insiden pemenggalan jurnalis yang berasal dari Amerika, James Foley.

Tetara Libanon telah menolak untuk memberikan komentar, akan tetapi dari sumber yang lain memberikan ketegasn akan insiden pemenggalan terbaru tersebut.

Setelah beberapa jam kemudian, ISIS yang sudah mengunggah adanya sebuah video yang menampilkan Sembilan tentara lainnya meminta agat nyawa mereka bisa untuk di ampuni, memberikan desakan kepada keluarga mereka untuk bisa turun ke jalan di dalam tiga hari ke depan untuk meminta untuk membebaskan tahanan menjadi syarat menghindari dari kematian Al-Sayyed.

Di awal bulan ini ada beberapa kelompok utama di Suriah, termasuk dari negara Islam dan Front Al-Nusra yang sudah memberantas para tentara Libanon setelah penangkapan komandannya Emad Gomma berada di kota Arsal. Gomma adalah seorang militant dari Front Al-Nusra yang beralih afiliasi ke ISIS.

Dari para militant yang sudah merebut ARsal selama lima hari lamanya sebelum pada akhirnya mundur ke daerah perbatasan bergunung-gunung dan membawa tawanan yang sebanyak 19 bersama dengan mereka.

About The Author