Berita Insiden Nasional – Kereta Malabar Masuk Jurang Dan Menelan Korban

 

Sudah di ketahui terdapat sebanyak lima orang yang sudah meninggal dunia setelah mengalami adanya kecelakaan kereta api berada di Tasikmalaya, untuk hari Jumat malam kemarin. Dari sang penumpang yang sudah tewas karena terjepit adanya gerbong kereta yang amblas untuk masuk ke dalam jurang.

Kecelakaan dari kereta api Malabar yang di ketahui mempunyai jurusan seperti Bandung – Malang tersebut telah terjadi di kawasan Kampung Terung, Mekarsari, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak dua gerbong kereta api tersebut sudah terguling ke dalam jurang,bersamaan dengan lokomotifnya yang sudah ambles karenan tanahnya longsor.

Sampai dengan pada hari Sabtu dini hari yang lalu, ada tiga orang yang penumpang yang sudah di pastikan telah tewas karena memang sudah terjepit adanya gerbong kereta. Dari proses evakuasi yang  di lakukan untuk mencari dari beberapa jenazah yang di barengi dengan isak tangis keluarga.

Petugas yang juga sudah mengevakuasi dari dua orang warga sudah dalam keadaan sulit setelah terjepit digerbong, akan tetapi dari orang tersebut masih bisa untuk di selamatkan. Seluruh korban yang baik mendapatkan luka ringan maupun yang sudah meninggal dunia di bawa ke Madrasah Kampung Mekarsari.

Kereta api Malabar yang berasal dari Bandung yang mempunyai suatu tujuan ke kota Malang tersebut mengalami ambles karena landasan rel yang sudah di guyur hujan deras. Bisa di perkirakan kalau amblesnya kereta tersebut akan bisa ambles 15 meter dari lintasan yang ada. Sampai di saat ini, proses dari evakuasi sendiri akan bisa berlangsung mengerti sudah banyak korban yang ada di dalam kereta.

Seperti dari anggapan Kapolresta Tasikmalaya yang bernama  Ajun Komisaris Besar Noffan Widyayoko, penyebab bantalan rel tersebut bisa  longsor karena adanya suatu hujan deras  trus tanah menjadi lebih lembut dan rel yang di lewati dari kereta api tersebut yang langsung untuk terputus total.

“Sampai saat ini rel masih belum bisa di lewati, rel yang sudah terputus total,” ujar dari Ajun Komisaris Besar Noffan Widyayoko kepada wartawan yang mewawancarainya.

Be Sociable, Share!